Pemain Eropa Yang Pergi Ke CSL Menurut Pelatih Barcelona

Beberapa klub yang bermain di Chinese Super League memang belakangan ini sedang membidik para pemain top di Liga Eropa yang memiliki kualitas super. Walaupun sulit namun nyatanya sudah ada beberapa pemain yang sudah memilih untuk meninggalkan karirnya yang cemerlang di Liganya dan rela bermain di negeri tirai bambu.

Memang strategi yang diluncurkan oleh klub tersebut tterbilang cukup jitu. Mereka mampu dan mau merogoh kantong mereka dengan nilai penawaran yang luar biasa fantastis untuk seorang pemain yang sedang berjaya di klubnya. Walaupun ada yang menolak namun tak sedikit yang mau mengalihkan haluannya demi penghasilan yang lebih besar.

Strategi lainnya adalah mereka membidik pemain yang sedang bermasalah dengan klubnya salah satunya yang sedang mengalami kebuntuan dalam negosiasi kontrak yang biasanya karena kenaikan gaji.

Namun bagi pelatih Barcelona yaitu Luis Enrique, hal tersebut sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan seandainya ada pemain yang ingin memilih untuk pindah di Chinese Super League entah karena ingin mejadi nomor satu disana atau karena tergiur gaji saja. Bagi Enrique ini, hal tersebut cukup normal dalam dunia kerja.

Ia mengatakan, “Saya pikir itu adalah hal yang fantastis bahwa pemain dapat memutuskan untuk pindah ke Tiongkok dan mendapatkan uang yang lebih banyak.  Dalam setiap profesi, termasuk Anda – jurnalis, akan bersedia pindah dan mendapatkan uang lebih banyak dan tidak ada yang mengejek. Teman Anda akan mengucapkan selamat kepada Anda. Ini hal bagus. Tapi, di sepakbola Anda disebut pengkhianat, mata duitan? Ini aneh,”.

Memang saat diteliti lebih jauh dengan nilai yang diterima seperti Oscar dan Carlos Tevez yang sudah pindah ke CSL, penghasilan mereka tak jauh berbeda dengan superstar sepak bola yang sudah berkarya seperti Cristiano Ronaldo dan anak asuhnya sendiri, Lionel Messi, bahkan gaji yang diterima jauh lebih besar.Padahal Oscar dan Tevez tak terlalu mencolok seperti Ronaldo dan Messi.

Enrique melanjutkan, “Saya pikir itu fantastis dan saya salut dengan mereka yang melakukan hal seperti itu. Tapi cara itu sungguh janggal karena dilihat sebagai sebagai hal buruk di sepakbola,”.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *